Posting

Fly Away Reggae

Apa nama band Reggae kamu & Sebutkan personil nya dan jelaskan apa arti dari nama band kalian ?*
Fly Away Reggae, 
Aep : Lead Guitar
Jaljul : Bass
Ginseng : Keyboard
Bimo : Drum
Tirta : Lead Vocal
Kohai: Jimbe
Otong Linting: Rhythm Guitar
Zuagery: General Manager/Vocal


band ini terbentuk saat kami kelas 2 SMA, awalnya band ini hanya berpesonil 2 orang tirta(lead vocal) dan aep(lead guitar) tetapi tak lama kemudian kami merecruit personillainnya, nama fly away reggae kami ambil karena kami suka bercanda dan tiada hari tanpa melawak, dan saat kami sedang bercanda seakan akan terbang melayang (fly away) dengan tertawa. di sekolah kami hanya ada 1 band reggae saja yaitukami, karena saya (tirta) ingin membangkitkan reggae di sekolah saya, saya membentuk band ini, dan alhamdulillah kami cukup berhasil mewarnai sekolah kami dengan alunan musik reggae, sekarang kami sudah lulus, dan ingin berpartisipasi dalam dunia musik reggae di nasioanal maupun internasional
.

Apa alasan kalian memilih Regggae sebagai genre band kalian ?*
sejak kami duduk smp kami baru mengenal reggae, dan kami merasa ada kedamaian didalam nya, dan tidak ada perselisihan, pertengkaran dan konnflik.. dan musik reggae membangkitkan semangat siapa pun yg mendeengarkannya baik itu ketika sedih maupun gembira

mulai kapan fokus bermusik di genre reggae ?
kelas 2 SMA awal 2010

lagu kalian terinspirasi dari mana ?
dari persahabatan kami ketika di SMA, dari kisah nyata kehidupan, dan pengalaman seseorang

apa kalian sudah mempunyai album ?atau berapa single yang sudah kalian buat ?
kami sudah punya 5 single tapi baru satu yg sudah di record, bulan ini kami mentargetkan record lagu selanjutnya

Apakah kalian perna ikut Festival Reggae ? atau semacam event musik yang menggelar acara Reggae  ?
belum, tetapi festival didalam sekolah kami rajin mengikutinya

Biasanya kalian sering manggung di mana aja ?
di sekolah

Aktifitas lain atau hoby kalian selain nge band ?
nongkrong bareng, maen futsal dan sbegainya
alamat lengkap & nomor telepon management band ?*
Alamat jl. Arjuna 2 no 11 indraprasta, bantarjati, bogor
cp: 08111112188/
 tirtaowen@gmail.com
http://www.facebook.com/flyawayreggae

Harapan & tujuan terhadap perkembangan Reggae di Indonesia ?* 
kami harap musik reggae di indonesia dapat berpartisipasi di stasiun televisi seperti layaknya band pop, sehingga reggae di akui di indonesia

Terakhir :
Apa harapan kalian Kepada Radio Reggae Indonesia*
 
saya harap RRI mempunya channel radio, sehingga semua orangdapat mendengarkannya dimana pun tanpa membuka web site nya

Sejarah Ayah dari sang Legenda Bob Marley


Kapten Norval Sinclair Marley adalah seseorang yang berperawakan kecil. Ia adalah seorang pengawas tanah perusahaan Crown Lands, milik Pemerintahan Inggris yang telah menjajah Jamaika sejak tahun 1660-an yang terletak sebelah utara pulau itu. Pangkat yang disandangnya ia dapat saat menjadi komandan markas di Resimen British Hindia Barat. Suatu saat ia bertemu dengan Cendella, seorang wanita pribumi yang telah mamikat hatinya pada saat dia sedang berkunjung ke distrik Nine Miles. Hubungan mereka menjadi pergunjingan warga setempat karena Ras.





Pada Mei 1944 cedella mengejutkan keluarganya karena hamil. Sehingga pada hari jumat dilaksanakanlah pernikahan antara Norval dengan Cendella dan sehari setelah pernikahan mereka, Cendella diungsikan ke Kingston agar tidak tercorek namanya sebagai ahli waris keluarganya.



Dan akhirnya Cendella melahirkan seorang anak yang diberi nama Robert Nesta Marley yang lahir pada pukul 2.30, Rabu Februari 1945 dengan bobot enam setengan pon (3.25 kg) di Nine Miles. Konon pada malam kelahirannya, banyak orang melihat beberapa meteor jatuh, yang menurut keyakinannya akan lahir seorang tokoh besar.



Pada tahun 1950 Cendella pindah ke Trench Town – Kingston. Marley mulay berinteraksi dengan geng-geng jalanan yang kemudian berlanjut menjadi gerombolan bernama “The Rudeboys. Walaupun berperawakan kecil seperti ayahnya, tapi karena kekuatannya ia dijuluki “Tuff Gong”.



Setelah Marley drop out dari sekolahnya ia mulai tertarik dengan musik. Pada awal 1962 Bob Marley, Bunny Livingstone, Peter Mcintosh, Junior Braithwaite, Beverley Kelso dan Cherry Smith membentuk grup ska & rocksteady dengan nama “The Teenager” yang nantinya berubah menjadi The Wailing Rudeboys dan berganti lagi menjadi The Wailing Wailer dan akhirnya menjadi The Wailers.





Pada tahun 1977, Bob Marley divonis terkena kanker kulit, namun disembunyikan dari publik. Bob Marley kembali ke Jamaica tahun 1978, dan mengeluarkan SURVIVAL pada tahun 1979 diikuti oleh kesuksesan tur keliling Eropa.



Bob Marley melakukan 2 pertunjukan di Madison Square Garden dalam rangka merengkuh warga kulit hitam di Amerika Serikat. Namun pada tanggal 21 September 1980, Bob Marley pingsan saat jogging di NYC’s Central Park. Kankernya telah menyebar sampai otak, paru-paru dan lambung. Penyanyi reggae inipun akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di Miami Hospital pada 11 Mei 1981 di usia 36 tahun, dengan meninggalkan seorang istri dan 5 orang anak.





Terlihat jelas melalui sinar matahari jamaika kamu dapat memilih bagian dari dongeng tentang Marley antara lain : tentang kesedihan, cinta, pemahaman, dan Godgiven talent.



Dua dekade setelah dia meninggal, Imensitas (kebesaran) Bob Marley menempatkannya menjadi satu diantara figur-figur transenden terbesar sepanjang abad. Riak-riak yang dilakukannya menyebrang dari sungai musiknya kedalam samudera politik, etika, gaya filsfat, dan agama (Rastafaria). Bob Marley dimasukkan ke dalam Rock n Roll Hall of Fame pada tahun 1994. Majalah time memilih lagu Bob Marley & The Wailers Exodus sebagai album terbersar pada abad ke-20. pada tahun 2001 ia memenangkan Grammy Lifetime Achivement Award.



Pada tahun yang sama kemudian film documenter tentang hidupnya dibuat oleh Jeremy Marre, Rebel Music, dinominasikan untuk The Best Long Form Music Video documentary at the Grammies, serta penghargaan untuk beberapa kategori lainnya. Dengan kontribusi dari Rita, The Wailers, dan para pecintanya serta anaknya, film tersebut menceritakan tentang Marley, yang juga disertai kata-kata Marley sendiri. Pada musim panas tahun 2006, Kota New York memberikan penghargaan tersendiri bagi Bob Marley dengan memberi nama pada jalam gereja dari jalan Ramsen ke East 98th street dibagian timur Brookliyn dengan memberi nama “Marley Boulevard”. Dan masih banyak lagi penghargaan yang Bob Marley dapatkan.



Kisah hidup Bob Marley adalah sebuah arketipe, itulah kenapa karya-karyanya abadi dan terus bergema. Bob Marley berbicara tentang represi politik, wawasan metafisik dan artistic, kesejahteraan dan apa saja yang mengusiknya. “No Women No Cry” masih akan terus mengahapus air mata dari wajah seorang janda “Exodus” masih akan memunculkan ksatria, “Redemtion Song” masih akan menjadi tangisan emansipasi untuk melawan segala tirrani, “Waiting in Vaint” akan tetap menggairahkan, dan “One Love” akan terus menjadi himne internasional bagi kesatuan kemanusiaan didunia melampui batas-batas, melampui kepercayaan-kepercayaan, di mana tiap orang akan sadar dan mempelajarinya.



Bob Marley bukan hanya sekedar bintang musik yang sebagian besar rekamannya memecahkan rekor internasional, namun ia juga menjadi sebuah figure moral dan religius. Selain Bob Marley kita juga harus mengakui bahwa banyak musisi yang lebih unggul dari penemuan instrumental, gaya vocal gubahan musik, dan sebagainya.tetapi hanya Bob Marley yang dapat membuat kita melihat ribuan orang Hpi dari Mexico, Maori dari Selandia Baru bahkan komunitas-nya di Indonesia (Jogjakarta dan Bali), berkumpul tiap tahun untuk menghormatinya.



Banyak penggemarnya di seluruh dunia meniru gaya rambut dreadlocknya karena fanatic walaupun tidak sedikit pula yang meniru dreadlock Bob Marley karena terkena imbas voyeurisme, padahal sebenarnya dreadlock Bob Marley sebagai bagian dari keyakinannya akan ajran Rastafarian, dan bukan dari pengkulturan dari selebriti idolanya. Pada umumnya di Indonesia, sosok Bob Marley banyak diidentikkan dengan ganja, padahal ganja adalah ritual serta bagian dari ajaran Rastafarian dan Bob Marly adalah penganutnya. Wajar bila ia mengkonsumsi, menjadikan syair, dan menyanyikannya.

Dancehall

Dancehall adalah salah satu genre musik pop Jamaika. Sebagai versi reggae yang kurang kental, dancehall juga mengangkat topik-topik seperti politik dan agama, namun tidak begitu secara langsung seperti halnya irama roots yang diasosiasikan dengan Gerakan Rastafari dan telah mendominasi sebagian besar dekade 1970-an. Pada pertengahan 1980-an, alat musik makin menjadi lumrah hingga banyak mengubah warna musik reggae, sementara dancehall digital (atau disebut "ragga") makin ditandai oleh ciri khas berupa ritme yang lebih cepat. Pada pertengahan 1990-an sejalan dengan kepopuleran artis-artis dancehall BoboShanti seperti Sizzla dan Capleton berkembanglah hubungan yang sangat erat antara dancehall dan Rastafari.
Musik dancehall telah menjadi sasaran kritik oleh sejumlah tokoh dan organisasi internasional karena lirik lagu yang dipenuhi kekerasan dan kadang-kadang antihomoseksual. Meskipun demikian, tema-tema lirik sebetulnya telah lebih bervariasi dan tidak hanya terbatas pada slackness dan kekerasan.
Genre musik ini dijuluki dancehall karena berasal dari rekaman musik pop Jamaika yang dimainkan di aula-aula dansa (bahasa Inggris: dance hall) oleh grup musik lokal yang disebut sound system.
TEMPO Networks termasuk di antara stasiun televisi yang sering menyiarkan musik dancehall.

Sejarah
Perubahan sosial dan politik di Jamaika pada akhir 1970-an tercermin pada pergeseran selera yang makin menjauh dari roots reggae yang lebih berorientasi internasional ke arah gaya musik yang lebih ditujukan untuk konsumsi lokal, serta selaras dengan musik yang dialami orang Jamaika ketika mendengar grup sound system tampil dalam pertunjukan live. Pemerintah People's National Party (PNP) pimpinan Michael Manley yang sosialis telah digantikan oleh Edward Seaga dari Jamaica Labour Party (JLP) yang berhaluan sayap kanan. Tema-tema mengenai ketimpangan sosial, repatriasi, dan gerakan Rastafari digantikan dengan lirik mengenai tari, kekerasan, dan seksualitas.
Secara musikal, ritme-ritme usang dari akhir 1960-an didaur ulang dengan menyebut Sugar Minott sebagai perintis tren setelah Minott sewaktu bekerja sebagai musisi studio menyanyikan lirik baru untuk ritme-ritme lagu Studio One di waktu luang antara dua sesi rekaman. Sekitar waktu yang bersamaan, produser Don Mais sedang mengerjakan ritme-ritme lama di Channel One Studios dibantu oleh band Roots Radics. Roots Radics nantinya berkolaborasi dengan Henry "Junjo" Lawes untuk menciptakan rekaman-rekaman awal musik dancehall yang penting, termasuk lagu-lagu yang dibawakan bintang-bintang reggae utama seperti Barrington Levy, Frankie Paul, dan Junior Reid. Penyanyi lain yang muncul sebagai bintang besar pada masa-masa awal dancehall termasuk di antaranya Don Carlos, Al Campbell, dan Triston Palmer, penyanyi yang sudah mapan seperti Gregory Isaacs dan Bunny Wailer berhasil ikut beradaptasi.

Grup sound system seperti Killimanjaro, Black Scorpio, Gemini Disco, Virgo Hi-Fi, Volcano Hi-Power, dan Aces International segera mengikuti warna musik yang baru, dan menghadirkan gelombang baru para deejay. Artis toaster yang lebih tua digantikan oleh bintang-bintang baru seperti Captain Sinbad, Ranking Joe, Clint Eastwood, Lone Ranger, Josey Wales, Charlie Chaplin, General Echo, dan Yellowman. Perubahan tersebut tercermin dalam album A Whole New Generation of DJs yang diproduksi oleh Junjo Lawes pada tahun 1981. Meskipun demikian, sebagian artis mengikuti U-Roy untuk mencari inspirasi. Rekaman-rekaman yang dibuat para deejay untuk pertama kalinya dalam sejarah menjadi lebih penting daripada rekaman yang menampilkan para penyanyi. Tren baru lainnya adalah album-album yang menampilkan sound clash, yakni album berisi lagu-lagu dari rival deejay yang saling bersaing atau grup-grup sound system yang berlomba satu lawan satu untuk memenangi apresiasi para pendengar dalam suatu pertunjukan live. Kaset-kaset sound clash keluaran underground sering mendokumentasikan kekerasan yang timbul akibat persaingan tersebut.
Dua bintang deejay terbesar dari era awal dancehall adalah Yellowman dan Eek-a-Mouse, keduanya lebih memilih humor daripada kekerasan. Yellowman menjadi deejay Jamaika pertama yang dikontrak oleh sebuah label rekaman Amerika Serikat, dan untuk sementara waktu di Jamaika dapat menikmati tingkat popularitas yang dapat menyaingi masa kejayaan Bob Marley.Para deejay wanita juga mulai bermunculan pada awal dekade 1980-an, termasuk di antaranya: Sister Charmaine, Lady G, Lady Junie, Junie Ranks, Lady Saw, Sister Nancy, dan Shelly Thunder.
Dancehall menghadirkan generasi baru para produser seperti Junjo Lawes, Linval Thompson, Gussie Clarke, dan Jah Thomas yang mengambil alih peran para produser yang telah mendominasi di era tahun 1970-an.
Dunia musik reggae dancehall dikejutkan oleh lagu hit tahun 1985 dari King Jammy, "(Under Me) Sleng Teng" yang dibawakan oleh Wayne Smith dengan memakai ritme yang sepenuhnya digital. Lagu "(Under Me) Sleng Teng" dari Wayne Smith sering disebut sebagai lagu reggae pertama yang memakai ritme dari kibor Casio MT-40. Namun klaim tersebut tidak sepenuhnya tepat karena sebelumnya sudah ada contoh-contoh lagu dengan ritme digital, misalnya singel Horace Ferguson berjudul "Sensi Addict" (Ujama) yang diproduseri oleh Prince Jazzbo pada tahun 1984.[rujukan?] Ritme "Sleng Teng" nantinya dipakai oleh artis-artis lain untuk lebih dari 200 rekaman berikutnya. Lagu-lagu dancehall yang menonjolkan dendang sang deejay dengan pengiring berupa musik synthesizer telah beranjak jauh dari konsepsi hiburan musik pop Jamaika.
Penyair dub Mutabaruka pernah berkata, "Kalau reggae 1970-an [berwarna] merah, hijau, dan emas, maka pada dekade berikutnya adalah rantai emas." Dancehall sudah jauh tercabut dari akar dan budaya reggae yang lembut, dan bahkan sudah terjadi perdebatan di kalangan penggemar sejati mengenai tempat genre musik ini di dalam musik reggae.
Perubahan tersebut menghadirkan generasi baru para artis, di antaranya: Buccaneer, Capleton, dan Shabba Ranks yang kemudian terkenal sebagai bintang ragga. Sejumlah produser baru juga menjadi terkenal, misalnya: Philip "Fatis" Burrell, Dave "Rude Boy" Kelly, George Phang, Hugh "Redman" James, Donovan Germain, Bobby Digital, Wycliffe "Steely" Johnson and Cleveland "Clevie" Brown (alias Steely & Clevie). Mereka bangkit untuk menantang posisi Sly & Robbie. Para deejays makin memusatkan perhatian pada kekerasan dengan tokoh-tokoh utamanya seperti Bounty Killer, Mad Cobra, Ninjaman, dan Buju Banton.
Sebagai pelengkap suara deejay yang kasar berkembang pula gaya vokal "sweet sing" yang berkembang dari roots reggae dan R&B, serta ditandai oleh falsetto dan intonasi yang hampir feminin. Pinchers, Cocoa Tea, Sanchez, Admiral Tibet, Frankie Paul, Half Pint, Conroy Smith, Courtney Melody, Carl Meeks, dan Barrington Levy termasuk di antara para artis yang mencobanya.
Lagu-lagu yang dirilis pada awal 1990-an seperti "No, No, No" dari Dawn Penn, "Mr. Loverman" dari Shabba Ranks, "Worker Man" dari Patra, dan "Murder She Wrote" dari Chaka Demus and Pliers berhasil menjadi hit besar di Amerika Serikat dan negara-negara lain. Variasi lain dari dancehall juga sukses di luar Jamaika dari pertengahan hingga akhir 1990-an. Tanya Stephens mencuat sebagai artis wanita berpengaruh pada akhir 1990-an dengan lagu hit "Yuh Nuh Ready Fi Dis Yet".
Pada awal dekade 2000-an, Elephant Man and Sean Paul berhasil mencapai sukses di Amerika Serikat, dan menghasilkan sejumlah lagu hit Top 10 Billboard, termasuk "Gimme the Light", "We Be Burnin'", "Give It Up To Me", dan "Break It Off" (duet bersama Rihanna). Sean Paul juga telah memiliki beberapa singel nomor satu, di antara: "Get Busy", "Temperature", dan "Baby Boy" (duet bersama Beyoncé).
VP Records mendominasi pasar musik dancehall dengan artis-artis seperti Sean Paul, Elephant Man, and Buju Banton. VP sering bekerja sama dengan label rekaman mayor seperti Atlantic dan Island dalam usahanya memperluas distribusi, terutama di pasar Amerika Serikat.


D’Blow 5th Anniversary

D’Blow, sebuah band reggae Jakarta akan mengadakan acara dalam merayakan ulang tahun mereka yang ke-5. Acara akan berlangsung pada tanggal 6 Juni 2011, mulai pukul 5 sore hingga selesai. Adapun lokasi acara di Kopi Merah Cafe, jalan Cipete Raya Jakarta Selatan. Mengusung tema acara “Roots Rock Reggae”, mereka mengajak beberapa band untuk memeriahkan acaranya.  Berikut ini daftar band yang akan memeriahkan acara ini:
3. Banana Beach
4. Soundxinors
5. D’Java Reggae
8. Steady Beat
9. Green Island
Jadi bagi anda yang ingin menyaksikan acara ini, segera saja merapat..

Sumber : nusareggae

ZEO BAND

Apa nama band Reggae kamu & Sebutkan personil nya dan jelaskan apa arti dari nama band kalian ?*
nama band ane ZEO BAND
ZEO artinya Setan Pojok, merupakan nama gang ane waktu sekolah gan,,hehehe
nama personil :
- Andi : Vocal 1
- Zaskya : vocal 2
- Gigih : Bass
- Deby : Rythem
- Kiki : Melody
- Mega : Drum
- Misbah : Keyboard
- Ipeh : Djimbe
.

Apa alasan kalian memilih Regggae sebagai genre band kalian ?*
reggae itu sederhana liriknya, asyik lagunya, pesan yang terkandung dalam lagu reggae sangat bagus sekali, dan yang pasti reggae menjunjung tinggi cinta damai dan persaudaraan.

mulai kapan fokus bermusik di genre reggae ?
sejak 2007
lagu kalian terinspirasi dari mana ?
dari kehidupan sehari-hari

apa kalian sudah mempunyai album ?atau berapa single yang sudah kalian buat ?
single baru 4 yang kita bikin, belum kepikiran bikin album..hehehehe

Apakah kalian perna ikut Festival Reggae ? atau semacam event musik yang menggelar acara Reggae  ?
-

Biasanya kalian sering manggung di mana aja ?
sementara baru di Kota-kota se-eks Karesidenan madiun

Aktifitas lain atau hoby kalian selain nge band ?
ngumpul, ngopi, jalan-jalan, mancing.
alamat lengkap & nomor telepon management band ?*
jl. Yos Sudarso, Brotonegoro, Ponorogo
HP :
085736663721
zeo.band22@yahoo.com
http://zeoband22.blogspot.com/2011/02/zeo-band.html
http://www.facebook.com/pages/ZEO-BAND/114588761921010
Harapan & tujuan terhadap perkembangan Reggae di Indonesia ?* 
semoga musik reggae semakin maju di indonesia dan bisa disejajarkan dengan musik genre lain di indonesia serta tidak dipandang sebagai musik kampungan.

Terakhir :
Apa harapan kalian Kepada Radio Reggae Indonesia*
 
tetep eksis dan semakin berkembang , biar bisa menjadi jalan memajukan musik reggae dan karya-karya anak negeri .

Steven Jam

Apa nama band Reggae kamu & Sebutkan personil nya dan jelaskan apa arti dari nama band kalian ?*
Steven Jam, 
steven jam sendiri artinya jamz session dr steven, karena steven jam solo project nya steven sendiri… personel nya bisa siapa aja, karena ini konsep nya jamz session..

Apa alasan kalian memilih Regggae sebagai genre band kalian ?*
yang pertama: panggilan Jiwa... yang kedua : Karena Reggae sangat santai sangat sederhana , reggae mempunyai misi-misi yg sangat kuat didalam Liriknya..

mulai kapan fokus bermusik di genre reggae ?
sebelum steven coconuttreez terbentuk, kira-kira tahun 2002-2003
lagu kalian terinspirasi dari mana ?
insiprasi bs dr mana aja, dr lingkungan Sekitar, dr aktifitas sehari-hari, dr perjalanan hidup ane sendiri..

apa kalian sudah mempunyai album ?atau berapa single yang sudah kalian buat ?
Sudah, baru 1 Album..judul album Feel The Vibration

Apakah kalian perna ikut Festival Reggae ? atau semacam event musik yang menggelar acara Reggae  ?
Sering.. Salah satu nya tampil di Indonesia Reggae Festival

Biasanya kalian sering manggung di mana aja ?
di Seluruh Nusantara Indonesia Raya

Aktifitas lain atau hoby kalian selain nge band ?
travelling, Sport, main game, nonton…
alamat lengkap & nomor telepon management band ?*
267 Records / musikindo.. 
Wisma Relasi, Jln. Panjang no 333 kebun jeruk Jakarta barat.. 
021-5483265.
dua6tujuh@yahoo.com
http://www.stevenjam.com

Harapan & tujuan terhadap perkembangan Reggae di Indonesia ?* 
gw berharap reggae di Indonesia ga Cuma sekedar music yg gitu-gitu aja, ga Cuma trend aja… gw berharap reggae di Indonesia bisa disejajarkan dengan genre music lain, ga di pandang sebelah mata.. dan tetap selalu ada dan eksis di blantika music indonesia.

Terakhir :
Apa harapan kalian Kepada Radio Reggae Indonesia*
 
Maju terus pantang mundur...tetep eksis tetep independent, tetep memperioritaskan music-music anak negeri, biar reggae di indonesia makin maju berkembang dan sejajar..

Interview Big Mountain : Band Reggae Indonesia punya kualitas Dunia

Big Mountain band Asal San Diego-California menjadi bintang tamu di event Indonesia Reggae Fest 2011 
tak akan menyangka event IRF bakal bisa sebesar ini bahkan mereka kagum akan antusias pengunjung di Indonesia Reggae fest 2011
di bawah ini sedikit  interview kita dari Radio Reggae Indonesia dengan Big Mountain


Tangapan Big mountain tentang Penyelenggaran Indonesia Reggae Fest 2011  ?
Kami  tidak akan menyangka Indonesia Reggae Fest bisa sebesar ini  kami sangat terkesan dengan antusias  komunitas Reggae Indonesia dan juga buat B n R production yang menyelenggarakan Acara ini

Tanggapan antusis para pengunjung terutama komunitas  Reggae yang ada di Indonesia ?
Kami sangat tertarik dan mungkin hal seperti ini sudah lama kami tidak rasakan, terakhir 15 tahun lalu di California .kami dari Big Mountain sempat kehilangan semangat tapi event Indonesia Reggae Fest 2011 membuat semangat kami tumbuh lagi dan menurut kami Indonesia Punya masa depan yang sangat bagus untuk Musik Reggae

Kesan Big Mountain Selama di Indonesia?
Sebelum kami datang ke Indonesia,kami mulai tertarik karena di Facebook banyak teman teman dari Indonesia yang sering mengirim kabar tentang Event Indonesia Reggae Fest dan ini hal yang membuat kami tertarik banget.bahkan sampai sebelum kami tampil,terpikir akan seperti apa acara ini. Pas sudah di atas panggung kami melihat pengunjung dengan antusias begitu besar di tambah lagi begitu banyaknya orang orang yang berambut gimbal (Dreadlocks ) terus semangat anak anak Muda di Indonesia dari situ kami berpikir Indonesia punya masa depan besar untuk musik Reggae

Apa Pesan untuk musisi Dan teman teman komunitas Reggae di Indonesia?
  Untuk musisi atau band Reggae Indonesia kami melihat dan bisa merasakan bahwa mereka punya kualitas yang sangat bagus. dan pesan kami untuk penggemar,komunitas,atau fans fans dari band yang tampil di Indonesia Reggae Fest 2011 support terus band band itu karena kami melihat band Reggae Indonesia punya kualitas Dunia .jadikan musik reggae untuk membuat kita melakukan kebaikan dan semangat  persaudaraan. .
untuk teman teman yang datang dari daerah daerah sepeti Papua,Bali dan daerah daerah lain di Indonesia  kami mengucapkan terima kasih karena sudah menyaksikan langsung penampilan kami di Indonesia Reggae Fest 2011

Kabar terbaru dari Big Mountain  ?

Kami sekarang bekerja keras untuk album terbaru Big mountain untuk single terbaru kami silakan download secara gratis di www.bigmountain.tv dengan judul lagu “root and Redemption” mudah mudahan untuk album terbaru dari Big Mountain bisa segera  keluar





Ulet bulu

Apa nama band Reggae kamu & Sebutkan personil nya dan jelaskan apa arti dari nama band kalian ?*
personil band ulet bulu :
Waji - Vokal
icang - Bass
kyeboard - diki
drum - acis
perkusi - bondan
jimbey - ferdy
gitar - guru
 
Ulet bulu
arti band ulet bulu kami ingin pelan pelan memperkenal kan karya kami ke pecinta music reggae..seperti hewan ulet bulu yang jalan'a pelan tapi pasti...salam gatel
 

Apa alasan kalian memilih Regggae sebagai genre band kalian ?*
karna music reggae membawa inspirasi terhadap kita..dan lebih cocok untuk di mainkan makanya kami memilih genre music reggae.

mulai kapan fokus bermusik di genre reggae ?
mulai fokus bermusic di reggae pada tahun 2008 dan terbentuknya band ulet bulu pada tahun 2009.
lagu kalian terinspirasi dari mana ?
Bob Marley,Tony Q Rastafara,Steven Jam,dll

apa kalian sudah mempunyai album ?atau berapa single yang sudah kalian buat ?
kami mempunyai 3 single
- am rastaman
- efeck gocapan
- give me rasta

Apakah kalian perna ikut Festival Reggae ? atau semacam event musik yang menggelar acara Reggae  ?
kami dah sering main di event" komunitas reggae,kampus" dan di cafe dan kami pernah main di lampung di acara komunitas reggae lampung

Biasanya kalian sering manggung di mana aja ?
event komunitas,kampus" dan di cafe

Aktifitas lain atau hoby kalian selain nge band ?
selain nge band kami pun punya studio band yang baru kami buka tgl 22 mei 2011..paling kami sering nongkrong di studio kami.
 
alamat lengkap & nomor telepon management band ?*
jl.tanah merdeka (GEBRAS) susukan ciracas jkrta timur
Dki Jakarta, Indonesia
no tlp : 089637582026 (bondan)
bondan_erlangga@yahoo.com
http://www.facebook.com/profile.php?id=100001308025830

Harapan & tujuan terhadap perkembangan Reggae di Indonesia ?* 
semoga music reggae bisa di terima di masyarakat indonesia...maju terus reggae indonesia..salam gatel dari ulet bulu

Terakhir :
Apa harapan kalian Kepada Radio Reggae Indonesia*
 
semoga radio reggae indonesia makin eksis di komunitas reggae


from